Sabtu, 10 Oktober 2015

Rangkuman penjas

BAB 1
  1.Sepak bola
           Sepak bola merupakan salah satu jenis permainan bola besar yang dimainkan secara beregu. Permainan sepak bola dimainkan oleh dua regu/tim.setiap tim terdiri atas 11 permainan atau bisa disebut dengan tim kesebelasan. Permainan sepak bola bertujuan untuk memasukkan  bola ke gawang  lawan sebanyak mungkin dan menahan/menghalangi  bola lawan agar tidak masuk ke gawang sendiri.Permainan sepak bola terbagi menjadi dua babak (2x45 menit) dengan waktu istirahat 15 menit di antara babak tersebut.Permainan sepak bola membutuhkan kerja sama tim  yang kompak. Agar dapat bermain aepak bola dengan baik dan benar,seorang pemain harus menguasai berbagi teknik-teknik dasarnya.
a.      Teknik Dasar sepak Bola
1)      Teknik menendang bola dengan kaki sebelah dalam ( kaki kanan atau kaki kiri )
Cara melaksanakannya adalah sebagai berikut.
a)      Kaki tumpu berada di sebelah bola (samping bola).
b)      Berat badan pada kaki tumpu dan tidak kaku, selanjutnya mata meliatbola
c)   Kaki yang digunakan untuk menendang di ayunkan ke arah tujuan bola dengan ujung kaki di tarik (ayunan) membentuk sudut 90 drajat dengan kaki tumpu.
d)  Tangan membentang kesamping untuk menjaga keseimbangan tubuh.
e)  Bola ditendang pada bagian tengah-tengah bola, bagian kaki yang meyentuh  bola      adalah tengah-tengah kaki bagian dalam.
2)      Teknik dasar menahan/menghentikan bola
a)      Teknik menahan bola dengan dasar kaki,pelaksanaanya adalah badan menghadap ke arah datangnya bola, angkat salah satu kaki dengan telapak kaki menghadap ke depan dan lutut agak di tekuk, usahakan badan berada pada kaki tumpu.
b)      Teknik menahan bola dengan kura-kura kaki,pelaksanaanya kaki yang digunakan untuk menahan bola di angkat dan di bawa  ke arah jatuhnya bola. Ketika bola akan kontak dengan kaki, kaki diturunkan dan dihentikan dengan kura-kura kaki.
c)    Teknik menahan bola dengan kepala, dada, dan perut. Perkenaan bola yang adalah dahi, seperti pada saat heading
3. Teknik dasar menggiring bola (dribbling)
     Menggiring bola dapat dilaksanakan dengan cara-cara berikut.
a)      Menggring dengan menggunakan kaki bagian dalam. Cara pelaksanaanya adalah berdiri dengan rileks, letakan bola diantara kaki tupu, dorong bola secara perlahan dengan satu kaki ke depan sambil berlari dan kaki yang digunakan bukan kaki tumpu dengan kaki di putar ke arah luar, sehingga bola digulir ke atas tanah dan selalu dekat dengan kaki atau melekat dengan kaki dalam penguasaan kita.
b)      Menggiring dengan mengguanakan maju ke depan atau dalam lintasan melengkung dengan kaki di putar ke dalam pada pergelangan kaki ke arah  kaki tumpu.
c)      Menggiring dengan menggunakan kaki adalah cara menggiring dengan cocok untuk gerak maju ke depan. Kaki yang di gunakan untuk menggiring bola di tarik ke bawah pada pergelangan kaki.
BAB 2
A.    Pencak silat
Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi. Biasanya setiap daerah  di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daeah jawa barat terkenal dengan aliran cimande dan cikalong, di jawa tengah ada aliran merpati putih, dan jawa timur ada aliran perisai diri. Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA Games sejak tahun 1987, di luar Indonesia juga ada banyak penggemar pencak silat seperti di Australia, belkamu, jerman, dan amerika.aliran ini menunjukan kebudayaan masyarakat Indonesia yang ada di Indonesia dengan nilai-nilai yang ada di dalamnya.
1.     Teknik Dasar Tangisan
      Tangkisan adalah suatu usaha pembelaan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan serangan, kontak langsung ini bertujuan mengalihkan serangan dari lintasannya atau membendung serangan.
Tangkisan terdiri atas berikut.
a.      Tangkisan satu lengan
Tangkisan atau lengan, terdiri atas tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas, dan tangkisan bawah.
b.      Tangkisan dua lengan
Tangkisan dua lengan,terdiri atas tangkisan sejajar dua tangan, tangkisan buang samping, tangkisan belah, dan tangkisan silang.
       
c.       Tangkisan siku
Tangkisan siku, terdiri atas tangkisan siku dalam, dan tangkisan siku luar
d.      Tangkisan kaki
Tangkisan kaki, terdiri atas tangkisan tutup samping, tangkisan tutup depan, tangkisan tutup buang luar, dan tangkisan busur luar/dalam.
2.     Variasi dan kombinasi aktivitas beladiri pencak silat
Variasi dan kombinasi adalah melakukan beberapa bentuk prinsip dasar dengan berbagai cara, seperti melakukan prinsip dasar pukulan, tangkisan sambil maju-mundur, dan menyamping, baik secara perorangan, berpasangan maupun kelompok.
BAB 3
A.    Senam Lantai
1.     Prinsip Dasar Senam Lantai
a.     Meroda
Gerakan meroda adalah gerakan dalam senam lantai yang dilakukan dengan cara memutar badan dengan sikap awal menyamping arah gerakan dan tumpuan berat badan ketika berputar menggunakan kedua tangan dan kaki.
b.     Guling lenting
Guling lenting adalah gerak melencutkan kedua kaki ke depan setelah tengkuk menempel matras dengan sumber gerakan dorongan dari pinggang. Gerakannya dapat dilakukan dengan berawal dari sikap jongkok  menghadap matras, letakan kedua tangan di matras, angkat pinggul ke atas masukan kepala di antara ke dua tangan, sehingga tengkuk menempel matras. Bersamaan itu lecutkan kedua kaki ke depan atas sehingga punggung melenting berdiri dengan ke dua kaki.
2.     Variasi dan kombinasi prinsip dasar meroda dan guling lenting
Variasi dan kombinasi adalah melakukan beberapa bentuk prinsip dasar dengan berbagai cara, seperti melakukan prinsip dasar meroda, guling lenting dari posisi jongkok, berdiri, dan melangkah, baik secara perorangan, berpasangan maupun kelompok.
a.      Aktivitas menurunkan tangan satu
Persatu ke matras/ lantai dari sikap menyamping hingga posisi berdiri dengan tangan.
BAB 4
A.    Prinsip Dasar Gerakan Kaki Gaya Renang Gaya Dada
gerakan kaki yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.
1.      Kedua kaki lurus
2.      Lutut di tarik ke samping kedua tumit tetap dalam keadaan rapat.
3.      Kedua tungkai tetap di bentangkan ke samping selebar bahu,kemudian merapat kedua kaki
B.    Prinsip Dasar gerakan sikap Badan Renang Gaya Dada
1.      Sikap badan di permukaan air sebaiknya sejajar dengan permukaan air,agar tahan terhadap air sekecil mungkin.
2.      Badan dan seluruh anggota badan dalam keadaan rileks agar mempermudah posisi badan di atas permukaan air.
3.      Sewaktu meluncur kedepan,posisi badan sedatar mungkin. Kepala masuk ke dalam permukaan air kira-kira 80 persen dengan muka sedikit terangkat ke atas.
C.     Prinsip  Dasar Gerakan Lengan Renang Gaya Dada
1.      Gerakan menarik
a.      Gerakan menarik adalah gerakan kedua lengan ke luar ( ke samping ) sampai berjarak kira-kira 30 cm antara lengan kiri dan kanan.
b.       Bengkokkan kedua siku sedikit dan lengan bagian atas di putar dengan wajar. Selanjutnya tarik kedua telapak tangan ke belakang  dengan kuat sampai segaris dengan bahu. Pada saat ini, gearakan pada siku terlihat jelas.
c.       Putarlah kedua telapak tangan ke arah dalam, sampai kedua telapak tangan bertemu di bawah dada.
d.      Gerakan menarik kedua lengan,bengkokkan kedua siku sampai keputaran kedua telapak tangan, lakukan dengan kuat dan mantap.
2.      Gerakan Pengambilan Lengan
Gerakan pengembalian lengan di lakukan setelah telapak tangan dan kedua siku rapat di bawah dada. Selanjutnya, kedua lengan didorong lurus ke depan. Upayakan agar kedua lengan dalam sikap rileks dengan posisi horizontal.
D.    Prinsip Dasar Gerakan Pengambilan Napas Renang Gaya Dada
Gerakan mengambil napas dilakukan pada akhir dorongan dari gerakan lengan sewaktu tangan siap mendorong ke dapan. Kepala di angkat sampai batas-batas mulut keluar dari permukaan air. Mengeluarkan napas dilakukan pada saat gerakan lengan kembali ke sikap awal, besamaan denagn hidung dan mulut masuk ke dalam permukaan air. Lalu keluarkan napas melalui mulut dan hidung sedikit demi sedikit.
E.     Prinsip Dasar Gerakan Koordinasi Renang Gaya Dada
Gerakan koordinasi gerakan gaya dada adalah tahapan si mana seluruh teknik dasar yang telah dipelajari mulai digabungkan. Pada mulanya akan terasa bahwa seluruh gerakan seolah bertentangan, sehingga timbul kebingungan kapan menggerakan lengan, dan kapan menggerakan kaki.
BAB 5
A.    Narkotika,Psikotropika,dan Zat Adiktif Lainnya
1.Narkotika
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan menimbulkan ketergantungan (undang-undang No.35 tahun 2009). Narkotika digolongkan menjadi tiga golongan sebagai mana tertuang dalam lampiran 1 undang-undang tersebut.
2.psikotropika
 Adapun psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika,yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (undang-undang No.5/1997).Ada empat golongan psikotropika merurut undang-undang
3.      Zat Adiktif lainnya
Zat adiktif lainnya adalah zat-zat selain narkotika dan psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakaiannya.
B.    Penyalahgunaan Narkotika dan psikotropika (Napza/Narkoba)
Penyalahgunaan Napza/narkoba adalah penggunaan salah satu atau beberapa jenis NAPZA secara berkala atau teratur diluar indikasi medis,sehingga menimbulkan gangguan kesehatan fisik, psikis dan gangguan fungsi sosial.
Di dalam masyarakat NAPZA/narkoba yang sering disalahgunaan adalah sebagai berikut.
1.Opioida
2.kokain
3.kanabis
4.Amphetamines
5.LSD (Lysergic acid)
6.sedatif-Hiponik (Benzodiazepin)
7.Solvent/Inhalansia
8.Alkohol
BAB 6
A.Pengertian Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat adalah gaya hidup yang memperhatikan segala aspek kondisi kesehatan. Mulai dari aspek makanan, minuman, nutrisi yang dikonsumsi dan perilaku kita sehari-hari.
A.     Langkah-langkah pola hidup sehat
Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan dan dijalani untuk mencapai pola hidup sehat,yaitu sebagai berikut
1.      Mengkonsumsi makanan dan minuman sehat
Makanan yang dikategorikan sebagai makanan yang sehat adalah makanan yang mengandung unsure-unsur zat yang dibutuhkan tubuh dan tidak mengandung bibit penyakit atau racun. Namun, makanan yang dikategorikan sehat ini sangat berhubungan denagan siakap dan pola makanan dari setiap orang jadi, makanan yang mengandung upaya menjaga kebersihan dan kesehatan, minum yang sehat adalah air minum yang bebas cukup mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh. Air minum sehat juga berarti air minum yang bebas dari bibit penyakit dan racun. Memilih minuman tak lepas dari masalah selera,
Semua makanan dan minuman bermanfaat  bagi tubuh kita tetapi belum tentu semuanya di butuhkan oleh tubuh kita . karena itu kita perlu menjaga keseimbangan gizi.jika tidak ada keseimbangan gizi maka zat-zat yang kelebihan akan menimbulkan penyakit baru.


   
 






 BAB 1
  1.Sepak bola
           Sepak bola merupakan salah satu jenis permainan bola besar yang dimainkan secara beregu. Permainan sepak bola dimainkan oleh dua regu/tim.setiap tim terdiri atas 11 permainan atau bisa disebut dengan tim kesebelasan. Permainan sepak bola bertujuan untuk memasukkan  bola ke gawang  lawan sebanyak mungkin dan menahan/menghalangi  bola lawan agar tidak masuk ke gawang sendiri.Permainan sepak bola terbagi menjadi dua babak (2x45 menit) dengan waktu istirahat 15 menit di antara babak tersebut.Permainan sepak bola membutuhkan kerja sama tim  yang kompak. Agar dapat bermain aepak bola dengan baik dan benar,seorang pemain harus menguasai berbagi teknik-teknik dasarnya.
a.      Teknik Dasar sepak Bola
1)      Teknik menendang bola dengan kaki sebelah dalam ( kaki kanan atau kaki kiri )
Cara melaksanakannya adalah sebagai berikut.
a)      Kaki tumpu berada di sebelah bola (samping bola).
b)      Berat badan pada kaki tumpu dan tidak kaku, selanjutnya mata meliatbola
c)   Kaki yang digunakan untuk menendang di ayunkan ke arah tujuan bola dengan ujung kaki di tarik (ayunan) membentuk sudut 90 drajat dengan kaki tumpu.
d)  Tangan membentang kesamping untuk menjaga keseimbangan tubuh.
e)  Bola ditendang pada bagian tengah-tengah bola, bagian kaki yang meyentuh  bola      adalah tengah-tengah kaki bagian dalam.
2)      Teknik dasar menahan/menghentikan bola
a)      Teknik menahan bola dengan dasar kaki,pelaksanaanya adalah badan menghadap ke arah datangnya bola, angkat salah satu kaki dengan telapak kaki menghadap ke depan dan lutut agak di tekuk, usahakan badan berada pada kaki tumpu.
b)      Teknik menahan bola dengan kura-kura kaki,pelaksanaanya kaki yang digunakan untuk menahan bola di angkat dan di bawa  ke arah jatuhnya bola. Ketika bola akan kontak dengan kaki, kaki diturunkan dan dihentikan dengan kura-kura kaki.
c)    Teknik menahan bola dengan kepala, dada, dan perut. Perkenaan bola yang adalah dahi, seperti pada saat heading
3. Teknik dasar menggiring bola (dribbling)
     Menggiring bola dapat dilaksanakan dengan cara-cara berikut.
a)      Menggring dengan menggunakan kaki bagian dalam. Cara pelaksanaanya adalah berdiri dengan rileks, letakan bola diantara kaki tupu, dorong bola secara perlahan dengan satu kaki ke depan sambil berlari dan kaki yang digunakan bukan kaki tumpu dengan kaki di putar ke arah luar, sehingga bola digulir ke atas tanah dan selalu dekat dengan kaki atau melekat dengan kaki dalam penguasaan kita.
b)      Menggiring dengan mengguanakan maju ke depan atau dalam lintasan melengkung dengan kaki di putar ke dalam pada pergelangan kaki ke arah  kaki tumpu.
c)      Menggiring dengan menggunakan kaki adalah cara menggiring dengan cocok untuk gerak maju ke depan. Kaki yang di gunakan untuk menggiring bola di tarik ke bawah pada pergelangan kaki.
BAB 2
A.    Pencak silat
Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi. Biasanya setiap daerah  di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daeah jawa barat terkenal dengan aliran cimande dan cikalong, di jawa tengah ada aliran merpati putih, dan jawa timur ada aliran perisai diri. Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA Games sejak tahun 1987, di luar Indonesia juga ada banyak penggemar pencak silat seperti di Australia, belkamu, jerman, dan amerika.aliran ini menunjukan kebudayaan masyarakat Indonesia yang ada di Indonesia dengan nilai-nilai yang ada di dalamnya.
1.     Teknik Dasar Tangisan
      Tangkisan adalah suatu usaha pembelaan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan serangan, kontak langsung ini bertujuan mengalihkan serangan dari lintasannya atau membendung serangan.
Tangkisan terdiri atas berikut.
a.      Tangkisan satu lengan
Tangkisan atau lengan, terdiri atas tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas, dan tangkisan bawah.
b.      Tangkisan dua lengan
Tangkisan dua lengan,terdiri atas tangkisan sejajar dua tangan, tangkisan buang samping, tangkisan belah, dan tangkisan silang.
       
c.       Tangkisan siku
Tangkisan siku, terdiri atas tangkisan siku dalam, dan tangkisan siku luar
d.      Tangkisan kaki
Tangkisan kaki, terdiri atas tangkisan tutup samping, tangkisan tutup depan, tangkisan tutup buang luar, dan tangkisan busur luar/dalam.
2.     Variasi dan kombinasi aktivitas beladiri pencak silat
Variasi dan kombinasi adalah melakukan beberapa bentuk prinsip dasar dengan berbagai cara, seperti melakukan prinsip dasar pukulan, tangkisan sambil maju-mundur, dan menyamping, baik secara perorangan, berpasangan maupun kelompok.
BAB 3
A.    Senam Lantai
1.     Prinsip Dasar Senam Lantai
a.     Meroda
Gerakan meroda adalah gerakan dalam senam lantai yang dilakukan dengan cara memutar badan dengan sikap awal menyamping arah gerakan dan tumpuan berat badan ketika berputar menggunakan kedua tangan dan kaki.
b.     Guling lenting
Guling lenting adalah gerak melencutkan kedua kaki ke depan setelah tengkuk menempel matras dengan sumber gerakan dorongan dari pinggang. Gerakannya dapat dilakukan dengan berawal dari sikap jongkok  menghadap matras, letakan kedua tangan di matras, angkat pinggul ke atas masukan kepala di antara ke dua tangan, sehingga tengkuk menempel matras. Bersamaan itu lecutkan kedua kaki ke depan atas sehingga punggung melenting berdiri dengan ke dua kaki.
2.     Variasi dan kombinasi prinsip dasar meroda dan guling lenting
Variasi dan kombinasi adalah melakukan beberapa bentuk prinsip dasar dengan berbagai cara, seperti melakukan prinsip dasar meroda, guling lenting dari posisi jongkok, berdiri, dan melangkah, baik secara perorangan, berpasangan maupun kelompok.
a.      Aktivitas menurunkan tangan satu
Persatu ke matras/ lantai dari sikap menyamping hingga posisi berdiri dengan tangan.
BAB 4
A.    Prinsip Dasar Gerakan Kaki Gaya Renang Gaya Dada
gerakan kaki yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.
1.      Kedua kaki lurus
2.      Lutut di tarik ke samping kedua tumit tetap dalam keadaan rapat.
3.      Kedua tungkai tetap di bentangkan ke samping selebar bahu,kemudian merapat kedua kaki
B.    Prinsip Dasar gerakan sikap Badan Renang Gaya Dada
1.      Sikap badan di permukaan air sebaiknya sejajar dengan permukaan air,agar tahan terhadap air sekecil mungkin.
2.      Badan dan seluruh anggota badan dalam keadaan rileks agar mempermudah posisi badan di atas permukaan air.
3.      Sewaktu meluncur kedepan,posisi badan sedatar mungkin. Kepala masuk ke dalam permukaan air kira-kira 80 persen dengan muka sedikit terangkat ke atas.
C.     Prinsip  Dasar Gerakan Lengan Renang Gaya Dada
1.      Gerakan menarik
a.      Gerakan menarik adalah gerakan kedua lengan ke luar ( ke samping ) sampai berjarak kira-kira 30 cm antara lengan kiri dan kanan.
b.       Bengkokkan kedua siku sedikit dan lengan bagian atas di putar dengan wajar. Selanjutnya tarik kedua telapak tangan ke belakang  dengan kuat sampai segaris dengan bahu. Pada saat ini, gearakan pada siku terlihat jelas.
c.       Putarlah kedua telapak tangan ke arah dalam, sampai kedua telapak tangan bertemu di bawah dada.
d.      Gerakan menarik kedua lengan,bengkokkan kedua siku sampai keputaran kedua telapak tangan, lakukan dengan kuat dan mantap.
2.      Gerakan Pengambilan Lengan
Gerakan pengembalian lengan di lakukan setelah telapak tangan dan kedua siku rapat di bawah dada. Selanjutnya, kedua lengan didorong lurus ke depan. Upayakan agar kedua lengan dalam sikap rileks dengan posisi horizontal.
D.    Prinsip Dasar Gerakan Pengambilan Napas Renang Gaya Dada
Gerakan mengambil napas dilakukan pada akhir dorongan dari gerakan lengan sewaktu tangan siap mendorong ke dapan. Kepala di angkat sampai batas-batas mulut keluar dari permukaan air. Mengeluarkan napas dilakukan pada saat gerakan lengan kembali ke sikap awal, besamaan denagn hidung dan mulut masuk ke dalam permukaan air. Lalu keluarkan napas melalui mulut dan hidung sedikit demi sedikit.
E.     Prinsip Dasar Gerakan Koordinasi Renang Gaya Dada
Gerakan koordinasi gerakan gaya dada adalah tahapan si mana seluruh teknik dasar yang telah dipelajari mulai digabungkan. Pada mulanya akan terasa bahwa seluruh gerakan seolah bertentangan, sehingga timbul kebingungan kapan menggerakan lengan, dan kapan menggerakan kaki.
BAB 5
A.    Narkotika,Psikotropika,dan Zat Adiktif Lainnya
1.Narkotika
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan menimbulkan ketergantungan (undang-undang No.35 tahun 2009). Narkotika digolongkan menjadi tiga golongan sebagai mana tertuang dalam lampiran 1 undang-undang tersebut.
2.psikotropika
 Adapun psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika,yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (undang-undang No.5/1997).Ada empat golongan psikotropika merurut undang-undang
3.      Zat Adiktif lainnya
Zat adiktif lainnya adalah zat-zat selain narkotika dan psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakaiannya.
B.    Penyalahgunaan Narkotika dan psikotropika (Napza/Narkoba)
Penyalahgunaan Napza/narkoba adalah penggunaan salah satu atau beberapa jenis NAPZA secara berkala atau teratur diluar indikasi medis,sehingga menimbulkan gangguan kesehatan fisik, psikis dan gangguan fungsi sosial.
Di dalam masyarakat NAPZA/narkoba yang sering disalahgunaan adalah sebagai berikut.
1.Opioida
2.kokain
3.kanabis
4.Amphetamines
5.LSD (Lysergic acid)
6.sedatif-Hiponik (Benzodiazepin)
7.Solvent/Inhalansia
8.Alkohol
BAB 6
A.Pengertian Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat adalah gaya hidup yang memperhatikan segala aspek kondisi kesehatan. Mulai dari aspek makanan, minuman, nutrisi yang dikonsumsi dan perilaku kita sehari-hari.
A.     Langkah-langkah pola hidup sehat
Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan dan dijalani untuk mencapai pola hidup sehat,yaitu sebagai berikut
1.      Mengkonsumsi makanan dan minuman sehat
Makanan yang dikategorikan sebagai makanan yang sehat adalah makanan yang mengandung unsure-unsur zat yang dibutuhkan tubuh dan tidak mengandung bibit penyakit atau racun. Namun, makanan yang dikategorikan sehat ini sangat berhubungan denagan siakap dan pola makanan dari setiap orang jadi, makanan yang mengandung upaya menjaga kebersihan dan kesehatan, minum yang sehat adalah air minum yang bebas cukup mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh. Air minum sehat juga berarti air minum yang bebas dari bibit penyakit dan racun. Memilih minuman tak lepas dari masalah selera,
Semua makanan dan minuman bermanfaat  bagi tubuh kita tetapi belum tentu semuanya di butuhkan oleh tubuh kita . karena itu kita perlu menjaga keseimbangan gizi.jika tidak ada keseimbangan gizi maka zat-zat yang kelebihan akan menimbulkan penyakit baru.