BAB 1
1.Sepak
bola
Sepak bola
merupakan salah satu jenis permainan bola besar yang dimainkan secara beregu.
Permainan sepak bola dimainkan oleh dua regu/tim.setiap tim terdiri atas 11
permainan atau bisa disebut dengan tim kesebelasan. Permainan sepak bola
bertujuan untuk memasukkan bola ke
gawang lawan sebanyak mungkin dan
menahan/menghalangi bola lawan agar
tidak masuk ke gawang sendiri.Permainan sepak bola terbagi menjadi dua babak
(2x45 menit) dengan waktu istirahat 15 menit di antara babak tersebut.Permainan
sepak bola membutuhkan kerja sama tim
yang kompak. Agar dapat bermain aepak bola dengan baik dan benar,seorang
pemain harus menguasai berbagi teknik-teknik dasarnya.
a.
Teknik Dasar sepak Bola
1) Teknik menendang bola dengan kaki
sebelah dalam ( kaki kanan atau kaki kiri )
Cara melaksanakannya adalah sebagai
berikut.
a) Kaki tumpu berada di sebelah bola
(samping bola).
b) Berat badan pada kaki tumpu dan tidak
kaku, selanjutnya mata meliatbola
c) Kaki
yang digunakan untuk menendang di ayunkan ke arah tujuan bola dengan ujung kaki
di tarik (ayunan) membentuk sudut 90 drajat dengan kaki tumpu.
d) Tangan membentang kesamping untuk menjaga
keseimbangan tubuh.
e) Bola ditendang pada bagian tengah-tengah bola,
bagian kaki yang meyentuh bola adalah tengah-tengah kaki bagian dalam.
2) Teknik dasar menahan/menghentikan
bola
a) Teknik menahan bola dengan dasar
kaki,pelaksanaanya adalah badan menghadap ke arah datangnya bola, angkat salah
satu kaki dengan telapak kaki menghadap ke depan dan lutut agak di tekuk,
usahakan badan berada pada kaki tumpu.
b) Teknik menahan bola dengan kura-kura
kaki,pelaksanaanya kaki yang digunakan untuk menahan bola di angkat dan di
bawa ke arah jatuhnya bola. Ketika bola
akan kontak dengan kaki, kaki diturunkan dan dihentikan dengan kura-kura kaki.
c) Teknik menahan bola dengan kepala,
dada, dan perut. Perkenaan bola yang adalah dahi, seperti pada saat heading
3. Teknik dasar menggiring bola (dribbling)
Menggiring
bola dapat dilaksanakan dengan cara-cara berikut.
a) Menggring dengan menggunakan kaki
bagian dalam. Cara pelaksanaanya adalah berdiri dengan rileks, letakan bola
diantara kaki tupu, dorong bola secara perlahan dengan satu kaki ke depan
sambil berlari dan kaki yang digunakan bukan kaki tumpu dengan kaki di putar ke
arah luar, sehingga bola digulir ke atas tanah dan selalu dekat dengan kaki
atau melekat dengan kaki dalam penguasaan kita.
b) Menggiring dengan mengguanakan maju
ke depan atau dalam lintasan melengkung dengan kaki di putar ke dalam pada
pergelangan kaki ke arah kaki tumpu.
c) Menggiring dengan menggunakan kaki
adalah cara menggiring dengan cocok untuk gerak maju ke depan. Kaki yang di gunakan
untuk menggiring bola di tarik ke bawah pada pergelangan kaki.
BAB 2
A.
Pencak silat
Pencak
silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi. Biasanya
setiap daerah di Indonesia mempunyai
aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daeah jawa barat terkenal dengan
aliran cimande dan cikalong, di jawa tengah ada aliran merpati putih, dan jawa
timur ada aliran perisai diri. Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA
Games sejak tahun 1987, di luar Indonesia juga ada banyak penggemar pencak
silat seperti di Australia, belkamu, jerman, dan amerika.aliran ini menunjukan
kebudayaan masyarakat Indonesia yang ada di Indonesia dengan nilai-nilai yang
ada di dalamnya.
1.
Teknik Dasar Tangisan
Tangkisan
adalah suatu usaha pembelaan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan
serangan, kontak langsung ini bertujuan mengalihkan serangan dari lintasannya
atau membendung serangan.
Tangkisan
terdiri atas berikut.
a.
Tangkisan satu lengan
Tangkisan
atau lengan, terdiri atas tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas, dan
tangkisan bawah.
b.
Tangkisan dua lengan
Tangkisan
dua lengan,terdiri atas tangkisan sejajar dua tangan, tangkisan buang samping,
tangkisan belah, dan tangkisan silang.
c. Tangkisan siku
Tangkisan siku, terdiri atas tangkisan siku dalam, dan
tangkisan siku luar
d. Tangkisan kaki
Tangkisan kaki, terdiri atas tangkisan tutup samping,
tangkisan tutup depan, tangkisan tutup buang luar, dan tangkisan busur
luar/dalam.
2. Variasi dan kombinasi aktivitas beladiri pencak silat
Variasi dan kombinasi adalah melakukan beberapa bentuk
prinsip dasar dengan berbagai cara, seperti melakukan prinsip dasar pukulan,
tangkisan sambil maju-mundur, dan menyamping, baik secara perorangan,
berpasangan maupun kelompok.
BAB 3
A. Senam Lantai
1. Prinsip Dasar Senam Lantai
a. Meroda
Gerakan meroda adalah gerakan dalam senam lantai yang
dilakukan dengan cara memutar badan dengan sikap awal menyamping arah gerakan
dan tumpuan berat badan ketika berputar menggunakan kedua tangan dan kaki.
b. Guling lenting
Guling lenting adalah gerak melencutkan kedua kaki ke depan
setelah tengkuk menempel matras dengan sumber gerakan dorongan dari pinggang.
Gerakannya dapat dilakukan dengan berawal dari sikap jongkok menghadap matras, letakan kedua tangan di
matras, angkat pinggul ke atas masukan kepala di antara ke dua tangan, sehingga
tengkuk menempel matras. Bersamaan itu lecutkan kedua kaki ke depan atas
sehingga punggung melenting berdiri dengan ke dua kaki.
2. Variasi dan kombinasi prinsip dasar meroda dan guling lenting
Variasi dan kombinasi adalah melakukan beberapa bentuk
prinsip dasar dengan berbagai cara, seperti melakukan prinsip dasar meroda,
guling lenting dari posisi jongkok, berdiri, dan melangkah, baik secara
perorangan, berpasangan maupun kelompok.
a. Aktivitas menurunkan tangan satu
Persatu ke matras/ lantai dari sikap menyamping hingga posisi
berdiri dengan tangan.
BAB 4
A. Prinsip Dasar Gerakan Kaki Gaya Renang Gaya Dada
gerakan kaki yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.
1. Kedua kaki lurus
2. Lutut di tarik ke samping kedua tumit
tetap dalam keadaan rapat.
3. Kedua tungkai tetap di bentangkan ke
samping selebar bahu,kemudian merapat kedua kaki
B.
Prinsip Dasar gerakan sikap Badan
Renang Gaya Dada
1. Sikap badan di permukaan air
sebaiknya sejajar dengan permukaan air,agar tahan terhadap air sekecil mungkin.
2. Badan dan seluruh anggota badan dalam
keadaan rileks agar mempermudah posisi badan di atas permukaan air.
3. Sewaktu meluncur kedepan,posisi badan
sedatar mungkin. Kepala masuk ke dalam permukaan air kira-kira 80 persen dengan
muka sedikit terangkat ke atas.
C.
Prinsip Dasar Gerakan Lengan Renang Gaya Dada
1.
Gerakan menarik
a. Gerakan menarik adalah gerakan kedua
lengan ke luar ( ke samping ) sampai berjarak kira-kira 30 cm antara lengan
kiri dan kanan.
b. Bengkokkan kedua siku sedikit dan lengan
bagian atas di putar dengan wajar. Selanjutnya tarik kedua telapak tangan ke
belakang dengan kuat sampai segaris
dengan bahu. Pada saat ini, gearakan pada siku terlihat jelas.
c. Putarlah kedua telapak tangan ke arah
dalam, sampai kedua telapak tangan bertemu di bawah dada.
d. Gerakan menarik kedua
lengan,bengkokkan kedua siku sampai keputaran kedua telapak tangan, lakukan
dengan kuat dan mantap.
2.
Gerakan Pengambilan Lengan
Gerakan pengembalian lengan di lakukan setelah telapak tangan dan kedua siku
rapat di bawah dada. Selanjutnya, kedua lengan didorong lurus ke depan.
Upayakan agar kedua lengan dalam sikap rileks dengan posisi horizontal.
D.
Prinsip Dasar Gerakan Pengambilan
Napas Renang Gaya Dada
Gerakan mengambil napas dilakukan pada akhir dorongan dari gerakan lengan
sewaktu tangan siap mendorong ke dapan. Kepala di angkat sampai batas-batas
mulut keluar dari permukaan air. Mengeluarkan napas dilakukan pada saat gerakan
lengan kembali ke sikap awal, besamaan denagn hidung dan mulut masuk ke dalam
permukaan air. Lalu keluarkan napas melalui mulut dan hidung sedikit demi
sedikit.
E.
Prinsip Dasar Gerakan Koordinasi
Renang Gaya Dada
Gerakan koordinasi gerakan gaya dada adalah tahapan si mana seluruh
teknik dasar yang telah dipelajari mulai digabungkan. Pada mulanya akan terasa
bahwa seluruh gerakan seolah bertentangan, sehingga timbul kebingungan kapan
menggerakan lengan, dan kapan menggerakan kaki.
BAB 5
A.
Narkotika,Psikotropika,dan Zat
Adiktif Lainnya
1.Narkotika
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan
menimbulkan ketergantungan (undang-undang No.35 tahun 2009). Narkotika
digolongkan menjadi tiga golongan sebagai mana tertuang dalam lampiran 1
undang-undang tersebut.
2.psikotropika
Adapun psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah
maupun sintetis bukan narkotika,yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh
selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas
mental dan perilaku (undang-undang No.5/1997).Ada empat golongan psikotropika
merurut undang-undang
3.
Zat Adiktif lainnya
Zat adiktif lainnya adalah zat-zat selain narkotika dan psikotropika yang
dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakaiannya.
B.
Penyalahgunaan Narkotika dan
psikotropika (Napza/Narkoba)
Penyalahgunaan Napza/narkoba adalah penggunaan salah satu atau beberapa
jenis NAPZA secara berkala atau teratur diluar indikasi medis,sehingga
menimbulkan gangguan kesehatan fisik, psikis dan gangguan fungsi sosial.
Di dalam masyarakat NAPZA/narkoba yang sering disalahgunaan adalah
sebagai berikut.
1.Opioida
2.kokain
3.kanabis
4.Amphetamines
5.LSD (Lysergic acid)
6.sedatif-Hiponik (Benzodiazepin)
7.Solvent/Inhalansia
8.Alkohol
BAB 6
A.Pengertian Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat adalah gaya hidup yang memperhatikan segala aspek
kondisi kesehatan. Mulai dari aspek makanan, minuman, nutrisi yang dikonsumsi
dan perilaku kita sehari-hari.
A.
Langkah-langkah pola hidup sehat
Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan dan dijalani untuk mencapai
pola hidup sehat,yaitu sebagai berikut
1.
Mengkonsumsi makanan dan minuman
sehat
Makanan yang dikategorikan sebagai makanan yang sehat adalah makanan yang
mengandung unsure-unsur zat yang dibutuhkan tubuh dan tidak mengandung bibit
penyakit atau racun. Namun, makanan yang dikategorikan sehat ini sangat
berhubungan denagan siakap dan pola makanan dari setiap orang jadi, makanan
yang mengandung upaya menjaga kebersihan dan kesehatan, minum yang sehat adalah
air minum yang bebas cukup mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh. Air minum
sehat juga berarti air minum yang bebas dari bibit penyakit dan racun. Memilih
minuman tak lepas dari masalah selera,
Semua makanan dan minuman bermanfaat
bagi tubuh kita tetapi belum tentu semuanya di butuhkan oleh tubuh kita
. karena itu kita perlu menjaga keseimbangan gizi.jika tidak ada keseimbangan
gizi maka zat-zat yang kelebihan akan menimbulkan penyakit baru.
BAB 1
1.Sepak
bola
Sepak bola
merupakan salah satu jenis permainan bola besar yang dimainkan secara beregu.
Permainan sepak bola dimainkan oleh dua regu/tim.setiap tim terdiri atas 11
permainan atau bisa disebut dengan tim kesebelasan. Permainan sepak bola
bertujuan untuk memasukkan bola ke
gawang lawan sebanyak mungkin dan
menahan/menghalangi bola lawan agar
tidak masuk ke gawang sendiri.Permainan sepak bola terbagi menjadi dua babak
(2x45 menit) dengan waktu istirahat 15 menit di antara babak tersebut.Permainan
sepak bola membutuhkan kerja sama tim
yang kompak. Agar dapat bermain aepak bola dengan baik dan benar,seorang
pemain harus menguasai berbagi teknik-teknik dasarnya.
a.
Teknik Dasar sepak Bola
1) Teknik menendang bola dengan kaki
sebelah dalam ( kaki kanan atau kaki kiri )
Cara melaksanakannya adalah sebagai
berikut.
a) Kaki tumpu berada di sebelah bola
(samping bola).
b) Berat badan pada kaki tumpu dan tidak
kaku, selanjutnya mata meliatbola
c) Kaki
yang digunakan untuk menendang di ayunkan ke arah tujuan bola dengan ujung kaki
di tarik (ayunan) membentuk sudut 90 drajat dengan kaki tumpu.
d) Tangan membentang kesamping untuk menjaga
keseimbangan tubuh.
e) Bola ditendang pada bagian tengah-tengah bola,
bagian kaki yang meyentuh bola adalah tengah-tengah kaki bagian dalam.
2) Teknik dasar menahan/menghentikan
bola
a) Teknik menahan bola dengan dasar
kaki,pelaksanaanya adalah badan menghadap ke arah datangnya bola, angkat salah
satu kaki dengan telapak kaki menghadap ke depan dan lutut agak di tekuk,
usahakan badan berada pada kaki tumpu.
b) Teknik menahan bola dengan kura-kura
kaki,pelaksanaanya kaki yang digunakan untuk menahan bola di angkat dan di
bawa ke arah jatuhnya bola. Ketika bola
akan kontak dengan kaki, kaki diturunkan dan dihentikan dengan kura-kura kaki.
c) Teknik menahan bola dengan kepala,
dada, dan perut. Perkenaan bola yang adalah dahi, seperti pada saat heading
3. Teknik dasar menggiring bola (dribbling)
Menggiring
bola dapat dilaksanakan dengan cara-cara berikut.
a) Menggring dengan menggunakan kaki
bagian dalam. Cara pelaksanaanya adalah berdiri dengan rileks, letakan bola
diantara kaki tupu, dorong bola secara perlahan dengan satu kaki ke depan
sambil berlari dan kaki yang digunakan bukan kaki tumpu dengan kaki di putar ke
arah luar, sehingga bola digulir ke atas tanah dan selalu dekat dengan kaki
atau melekat dengan kaki dalam penguasaan kita.
b) Menggiring dengan mengguanakan maju
ke depan atau dalam lintasan melengkung dengan kaki di putar ke dalam pada
pergelangan kaki ke arah kaki tumpu.
c) Menggiring dengan menggunakan kaki
adalah cara menggiring dengan cocok untuk gerak maju ke depan. Kaki yang di gunakan
untuk menggiring bola di tarik ke bawah pada pergelangan kaki.
BAB 2
A.
Pencak silat
Pencak
silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi. Biasanya
setiap daerah di Indonesia mempunyai
aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daeah jawa barat terkenal dengan
aliran cimande dan cikalong, di jawa tengah ada aliran merpati putih, dan jawa
timur ada aliran perisai diri. Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA
Games sejak tahun 1987, di luar Indonesia juga ada banyak penggemar pencak
silat seperti di Australia, belkamu, jerman, dan amerika.aliran ini menunjukan
kebudayaan masyarakat Indonesia yang ada di Indonesia dengan nilai-nilai yang
ada di dalamnya.
1.
Teknik Dasar Tangisan
Tangkisan
adalah suatu usaha pembelaan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan
serangan, kontak langsung ini bertujuan mengalihkan serangan dari lintasannya
atau membendung serangan.
Tangkisan
terdiri atas berikut.
a.
Tangkisan satu lengan
Tangkisan
atau lengan, terdiri atas tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas, dan
tangkisan bawah.
b.
Tangkisan dua lengan
Tangkisan
dua lengan,terdiri atas tangkisan sejajar dua tangan, tangkisan buang samping,
tangkisan belah, dan tangkisan silang.
c. Tangkisan siku
Tangkisan siku, terdiri atas tangkisan siku dalam, dan
tangkisan siku luar
d. Tangkisan kaki
Tangkisan kaki, terdiri atas tangkisan tutup samping,
tangkisan tutup depan, tangkisan tutup buang luar, dan tangkisan busur
luar/dalam.
2. Variasi dan kombinasi aktivitas beladiri pencak silat
Variasi dan kombinasi adalah melakukan beberapa bentuk
prinsip dasar dengan berbagai cara, seperti melakukan prinsip dasar pukulan,
tangkisan sambil maju-mundur, dan menyamping, baik secara perorangan,
berpasangan maupun kelompok.
BAB 3
A. Senam Lantai
1. Prinsip Dasar Senam Lantai
a. Meroda
Gerakan meroda adalah gerakan dalam senam lantai yang
dilakukan dengan cara memutar badan dengan sikap awal menyamping arah gerakan
dan tumpuan berat badan ketika berputar menggunakan kedua tangan dan kaki.
b. Guling lenting
Guling lenting adalah gerak melencutkan kedua kaki ke depan
setelah tengkuk menempel matras dengan sumber gerakan dorongan dari pinggang.
Gerakannya dapat dilakukan dengan berawal dari sikap jongkok menghadap matras, letakan kedua tangan di
matras, angkat pinggul ke atas masukan kepala di antara ke dua tangan, sehingga
tengkuk menempel matras. Bersamaan itu lecutkan kedua kaki ke depan atas
sehingga punggung melenting berdiri dengan ke dua kaki.
2. Variasi dan kombinasi prinsip dasar meroda dan guling lenting
Variasi dan kombinasi adalah melakukan beberapa bentuk
prinsip dasar dengan berbagai cara, seperti melakukan prinsip dasar meroda,
guling lenting dari posisi jongkok, berdiri, dan melangkah, baik secara
perorangan, berpasangan maupun kelompok.
a. Aktivitas menurunkan tangan satu
Persatu ke matras/ lantai dari sikap menyamping hingga posisi
berdiri dengan tangan.
BAB 4
A. Prinsip Dasar Gerakan Kaki Gaya Renang Gaya Dada
gerakan kaki yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.
1. Kedua kaki lurus
2. Lutut di tarik ke samping kedua tumit
tetap dalam keadaan rapat.
3. Kedua tungkai tetap di bentangkan ke
samping selebar bahu,kemudian merapat kedua kaki
B.
Prinsip Dasar gerakan sikap Badan
Renang Gaya Dada
1. Sikap badan di permukaan air
sebaiknya sejajar dengan permukaan air,agar tahan terhadap air sekecil mungkin.
2. Badan dan seluruh anggota badan dalam
keadaan rileks agar mempermudah posisi badan di atas permukaan air.
3. Sewaktu meluncur kedepan,posisi badan
sedatar mungkin. Kepala masuk ke dalam permukaan air kira-kira 80 persen dengan
muka sedikit terangkat ke atas.
C.
Prinsip Dasar Gerakan Lengan Renang Gaya Dada
1.
Gerakan menarik
a. Gerakan menarik adalah gerakan kedua
lengan ke luar ( ke samping ) sampai berjarak kira-kira 30 cm antara lengan
kiri dan kanan.
b. Bengkokkan kedua siku sedikit dan lengan
bagian atas di putar dengan wajar. Selanjutnya tarik kedua telapak tangan ke
belakang dengan kuat sampai segaris
dengan bahu. Pada saat ini, gearakan pada siku terlihat jelas.
c. Putarlah kedua telapak tangan ke arah
dalam, sampai kedua telapak tangan bertemu di bawah dada.
d. Gerakan menarik kedua
lengan,bengkokkan kedua siku sampai keputaran kedua telapak tangan, lakukan
dengan kuat dan mantap.
2.
Gerakan Pengambilan Lengan
Gerakan pengembalian lengan di lakukan setelah telapak tangan dan kedua siku
rapat di bawah dada. Selanjutnya, kedua lengan didorong lurus ke depan.
Upayakan agar kedua lengan dalam sikap rileks dengan posisi horizontal.
D.
Prinsip Dasar Gerakan Pengambilan
Napas Renang Gaya Dada
Gerakan mengambil napas dilakukan pada akhir dorongan dari gerakan lengan
sewaktu tangan siap mendorong ke dapan. Kepala di angkat sampai batas-batas
mulut keluar dari permukaan air. Mengeluarkan napas dilakukan pada saat gerakan
lengan kembali ke sikap awal, besamaan denagn hidung dan mulut masuk ke dalam
permukaan air. Lalu keluarkan napas melalui mulut dan hidung sedikit demi
sedikit.
E.
Prinsip Dasar Gerakan Koordinasi
Renang Gaya Dada
Gerakan koordinasi gerakan gaya dada adalah tahapan si mana seluruh
teknik dasar yang telah dipelajari mulai digabungkan. Pada mulanya akan terasa
bahwa seluruh gerakan seolah bertentangan, sehingga timbul kebingungan kapan
menggerakan lengan, dan kapan menggerakan kaki.
BAB 5
A.
Narkotika,Psikotropika,dan Zat
Adiktif Lainnya
1.Narkotika
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan
menimbulkan ketergantungan (undang-undang No.35 tahun 2009). Narkotika
digolongkan menjadi tiga golongan sebagai mana tertuang dalam lampiran 1
undang-undang tersebut.
2.psikotropika
Adapun psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah
maupun sintetis bukan narkotika,yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh
selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas
mental dan perilaku (undang-undang No.5/1997).Ada empat golongan psikotropika
merurut undang-undang
3.
Zat Adiktif lainnya
Zat adiktif lainnya adalah zat-zat selain narkotika dan psikotropika yang
dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakaiannya.
B.
Penyalahgunaan Narkotika dan
psikotropika (Napza/Narkoba)
Penyalahgunaan Napza/narkoba adalah penggunaan salah satu atau beberapa
jenis NAPZA secara berkala atau teratur diluar indikasi medis,sehingga
menimbulkan gangguan kesehatan fisik, psikis dan gangguan fungsi sosial.
Di dalam masyarakat NAPZA/narkoba yang sering disalahgunaan adalah
sebagai berikut.
1.Opioida
2.kokain
3.kanabis
4.Amphetamines
5.LSD (Lysergic acid)
6.sedatif-Hiponik (Benzodiazepin)
7.Solvent/Inhalansia
8.Alkohol
BAB 6
A.Pengertian Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat adalah gaya hidup yang memperhatikan segala aspek
kondisi kesehatan. Mulai dari aspek makanan, minuman, nutrisi yang dikonsumsi
dan perilaku kita sehari-hari.
A.
Langkah-langkah pola hidup sehat
Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan dan dijalani untuk mencapai
pola hidup sehat,yaitu sebagai berikut
1.
Mengkonsumsi makanan dan minuman
sehat
Makanan yang dikategorikan sebagai makanan yang sehat adalah makanan yang
mengandung unsure-unsur zat yang dibutuhkan tubuh dan tidak mengandung bibit
penyakit atau racun. Namun, makanan yang dikategorikan sehat ini sangat
berhubungan denagan siakap dan pola makanan dari setiap orang jadi, makanan
yang mengandung upaya menjaga kebersihan dan kesehatan, minum yang sehat adalah
air minum yang bebas cukup mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh. Air minum
sehat juga berarti air minum yang bebas dari bibit penyakit dan racun. Memilih
minuman tak lepas dari masalah selera,
Semua makanan dan minuman bermanfaat
bagi tubuh kita tetapi belum tentu semuanya di butuhkan oleh tubuh kita
. karena itu kita perlu menjaga keseimbangan gizi.jika tidak ada keseimbangan
gizi maka zat-zat yang kelebihan akan menimbulkan penyakit baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar